An-Nahwu al-Wadi Program Ramadhan Unggulan di Ponpes Wadil Ulum

 


Pondok Pesantren Wadil Ulum menyelenggarakan Program An-Nahwu Al-Wadi sebagai upaya peningkatan pemahaman ilmu nahwu bagi para santri. Program ini dilaksanakan di lingkungan Pondok Pesantren Wadil Ulum dan diikuti oleh santri dari berbagai daerah yang ingin memperdalam pemahaman kitab Tahrir dan Taqrib. Kegiatan ini bertujuan untuk merespon berbagai problematika pembelajaran nahwu yang sering dihadapi santri, khususnya dalam memahami dan membaca kitab kuning.

Program An-Nahwu Al-Wadi terdiri dari dua kelas utama, yaitu kelas Nawwir (an Nahwu Al Wadi Lit Tahrir) dan kelas Nudarrib (an Nahwu Al Wadi Lit Taqrib). Dalam pelaksanaannya, kegiatan pembelajaran mencakup beberapa bagian penting, di antaranya: Nadzariyah an-Nahwi (pembelajaran teori nahwu untuk membaca kitab), Tathbiq an-Nahwi (musyawarah dan diskusi mengenai materi yang telah dipelajari), Tahlil an-Nahwi (analisis teks kitab Tahrir dan Taqrib dari sisi sintaksis/nahwu), serta Tathbiq Ash-Sharfi (analisis teks dari sisi morfologi atau ilmu shorof). Selain itu, terdapat kegiatan sorogan sebagai praktik membaca kitab secara langsung, serta Al’ab an-Nahwi yaitu pembelajaran teori nahwu melalui lagu dan permainan agar materi pembelajaran lebih menarik.

Program ini diselenggarakan oleh Markaz Lugah Pondok Pesantren Wadil Ulum dengan menghadirkan beberapa ustadz dan ustadzah sebagai pemateri. Materi Teori Nahwu disampaikan oleh KH. Dr. Ali Subhan, sedangkan Praktek Nahwu untuk santri putri dibimbing oleh ustadzah Isna Fadhilah, M.Pd dan untuk santri putra oleh ustadz Ahmad Zakiyamani. Materi Analisis Nahwu disampaikan oleh KH. Fuad Hasan, Lc, kemudian Analisis Sharf oleh KH. Miftahul Munif, MA. Kegiatan Sorogan dibimbing oleh KH. Dr. Ali Subhan, MA, sementara Permainan Nahw dipandu oleh ustadzah Raodah, MA.

Rangkaian kegiatan program ini dimulai dengan keberangkatan peserta pada 1 Ramadhan 1447 H, kemudian dilanjutkan dengan acara pembukaan pada 2 Ramadhan 1447 H. Program berlangsung selama 2–18 Ramadhan 1447 H. Di penghujung kegiatan, diagendakan ziaroh ke beberapa maqbaroh para ulama: Maqom Mbah Mutamakkin Kajen dan Maqom Mbah Kromo Sentono Purworejo, kemudian juga diadakan acara buka bersama pada 17 Ramadhan 1447 H, dan program ditutup secara resmi pada 18 Ramadhan 1447 H.

Selama program berlangsung, kegiatan dilaksanakan secara terstruktur melalui pembelajaran teori, diskusi, analisis teks, serta praktik membaca kitab secara langsung. Dengan metode tersebut, diharapkan para santri dapat memahami kaidah nahwu dan shorof secara lebih mendalam serta mampu menerapkannya dalam membaca dan menganalisis kitab kuning dengan baik.

Disamping Program Nahwu Al Wadi, Markaz Lugah juga mengadakan Program Pendampingan Timur Tengah (PTT) yang bertujuan untuk membekali pengalaman calon mahasiswa Timur Tengah dalam persiapan tes study di Timur Tengah seperti Mesir, Maroko, Jordan dll.


Reporter: Zulfa Ulya

0 Comments